Dan
ketika memutuskan untuk saling mengerti, kami biarkan hati kami bicara tentang
impian-impian kami.
Hasrat dan
juga kerinduan, kemudian kami menjadi takjub karena ternyata kami begitu
berbeda..sekaligus serasi . . .
Maka kami
pun berjanji untuk menyatukan kedua hati kami dalam satu biduk agar segala
impian dapat kami wujudkan berdua karena perbedaan bukanlah kendala, selagi
kami masih memakai bahasa yang sama dan bahasa itu bernama cinta . . .

0 komentar:
Posting Komentar